Rabu, 25 Juli 2018

Sedang Kembangkan Konten Lokal, Iflix Investasi Hingga Rp722 Miliar

Sedang Kembangkan Konten Lokal, Iflix Investasi Hingga Rp722 Miliar - Film, musik, bahkan video singkat produksi anak bangsa sebentar lagi dapat go-international. Wacana ini tidak saja sekedar angan-angan, pasalnya layanan video-on-demand Iflix menggelontorkan dana investasi sebesar Rp433 miliar hingga Rp722 miliar guna mengembangkan konten lokal dalam dua tahun ke depan.


Nantinya konten-konten lokal ini bakal didistribusikan secara online dalam format video-on-demand. CEO Iflix Mark Britt menuliskan dana itu adalah investasi terbesar yang dilaksanakan oleh Iflix. Perusahaan layanan film streaming ini memilih untuk memperhitungkan setengah dari total investasi Iflix ke Indonesia dikomparasikan ke negara lain.

"Indonesia menjadi negara yang kami berikan investasi terbesar dari 27 negara di mana Iflix beroperasi. Setengah dari total investasi kami taruh di Indonesia. Kami pikir Indonesia memimpin sebagai di antara pasar digital sangat berkembang di semua dunia," kata Britt di area SCBD, Jakarta Selatan, Rabu malam(25/7).


Britt lantas menyinggung teknik membuat ekosistem industri film berkualitas, yakni konten berkualitas, pendanaan, dan pendistribusian. Iflix dalam urusan ini berperan dalam pendanaan dan pendistribusian industri film.

Terkait konten berkualitas, Britt mengakui bahwa semua sineas Indonesia sangat berkualitas dan kreatif.

"Kami menyokong dan berkolaborasi dengan semua pelaku kreatif muda berbakat di Indonesia dengan ide-ide segar untuk menyerahkan hiburan terbaik untuk para pemakai iflix. Soal penyaluran kami meluangkan exposure yang tinggi supaya konten Indonesia dapat diakses oleh pemirsa tanah air maupun di semua dunia," ujar Britt.

Dengan adanya konten lokal ini, Britt menargetkan Iflix dapat menjangkau 50 juta orang Indonesia dalam dua bulan ke depan. Ia menuliskan saat ini Iflix mempunyai 10 juta pemakai di Indonesia.

Britt menuliskan secara realistis dari 50 juta tersebut sejumlah 15 juta hingga 20 juta pemakai menjadi pelanggan berbayar.

"Dalam tiga tahun terakhir, rata-rata orang menyaksikan Iflix 2 kali dalam seminggu. Dan rata-rata mereka menyaksikan sekitar dua jam. 85 persen di antaranya memakai ponsel pintar," ujar Britt.

Britt pun mendorong untuk semua kreator film independen untuk mengemukakan karyanya untuk Iflix. Britt menyadari tidak sedikit film independen di Indonesia yang kendala untuk mengerjakan pendistribusian maupun dana untuk menciptakan film.

"Siapapun yang punya konten lokal dapat ke kami. Kami beri wadah guna kreator lokal untuk mengucapkan aspirasi kreativitasnya dalam format konten. Saya baca terdapat tiga ratus ribu film independen di Indonesia. Kami bakal berikan keuangan dan tolong distribusi bilamana konten itu berkualitas," kata Britt

Saat ini Iflix terdapat di Malaysia, Filipina, Thailand, Indonesia, Sri Lanka, Brunei Darussalam, Maladewa, Pakistan, Vietnam, Myanmar, Arab Saudi, Yordania, Irak, Kuwait, Bahrain, Lebanon, Mesir, Sudan, Kamboja, Nigeria, Kenya, Ghana, Nepal, Bangladesh, Zimbabwe, Maroko, Tanzania, dan Uganda.

Sekian artikel saya tentang Sedang Kembangkan Konten Lokal, Iflix Investasi Hingga Rp722 Miliar semoga artikel ini bisa bermanfaat.


EmoticonEmoticon